Bagan penjelasan mengenai Prosedur menghasilkan DPT dalam Pemilu ParYasop 2009, sbb:

DPT

PESERTA PEMILU PARYASOP 2009

  1. Peserta Pemilu Paryasop 2009 adalah seluruh alumni Asrama Yayasan Soposurung.
  2. Yang dimaksud dengan alumni Yayasan Soposurung adalah barangsiapa yang pernah menjalani pendidikan sebagai Siswa/i di Asrama Yayasan Soposurung dan menamatkan pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas antara tahun 1993 hingga tahun 2009. Ketentuan ini pada dasarnya mengatur bahwa peserta Pemilu Paryasop 2009 tidak terbatas pada Anggota Paryasop sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Anggaran Rumah Tangga Paryasop, yang mengatur bahwa salah satu syarat untuk menjadi Anggota Paryasop adalah mendaftarkan diri.
  3. Tim Pelaksana bertanggung jawab dalam melakukan pendataan seluruh peserta Pemilu Paryasop 2009 dan menerima seluruh suara yang disampaikan dalam Pemilu Paryasop 2009.
  4. Tim Pelaksana bertanggung jawab atas Sosialisasi Pemilu Paryasop 2009 kepada seluruh peserta Pemilu Paryasop 2009.
  5. Tim Pelaksana mengumpulkan data nomor telepon seluler dan/atau alamat surat elektronik Peserta Pemilu 2009 sebagai data referensi pada pemungutan suara, dengan mengkoordinasikannya melalui Koordinator Angkatan.

Untuk itu, mohon pastikan anda telah terdaftar di kordinator angkatan masing-masing.

Dan penghitungan suara sah, adalah sebagai berikut :

Suara sah2

PENGHITUNGAN SUARA

  1. Penghitungan suara dilakukan pada Kongres Paryasop 2009 dengan dihadiri oleh para Calon Ketua dan Wakil Ketua Paryasop.
  2. Penghitungan dilakukan dengan mengumpulkan dan membuka suara yang disampaikan melalui kertas suara, SMS, atau surat elektronik.
  3. Dalam hal peserta Pemilu mengirimkan suara melalui lebih dari satu mekanisme pemungutan suara, penghitungan suara dilakukan dengan membuka kertas suara dan menandai suara yang disampaikan melalui mekanisme lain. Dalam hal suara ganda tersebut tidak menggunakan kertas suara, maka penghitungan dilakukan dengan membuka sms dan menandai suara yang disampaikan melalui surat elekrtonik.
  4. Suara yang dianggap tidak sah adalah:
    1. suara baik dalam bentuk kertas suara, SMS, atau surat elektronik yang sudah dibuka sebelum waktu penghitungan suara; dan
    2. suara yang tidak dapat diterima dengan jelas nama Calon Ketua dan Wakil Ketua Paryasop yang dipilih.

Salam Demokrasi ParYasop

Panitia Pelaksana Pemilu ParYasop 2009