Artikel berikut dikirimkan oleh Joly Sitanggang (Yasop2002) melalui email atas permintaan Paryasop’s Weblog, artikel yang sama juga dikirimkan ke milist alumni. Seperti harapan penulis, kiranya komunitas Paryasop mendapatkan pencerahan dari tulisan ini dan bermanfaat bagi kita semua. Silahkan menikmati dan memberikan respon. Terimakasih.
——————————————————————————————————————————-

In the beginning was the void
Teeming with infinite possibilities
Of which you Are one
:::What the Bleep Do We Know_the movie


Sejarah ilmu pengetahuan mengajarkan kita bahwa gagasan bodoh hari ini dapat menjadi gagasan yang lumrah di masa mendatang dan sebaliknya, gagasan yang lumrah saat ini dapat menjadi gagasan yang bodoh di masa mendatang.
Selamat Berpikir dan Berkarya

TENTANG HIDUP
Siapa itu manusia? Kenapa Saya dan Anda berada disini? Darimanakah manusia berasal? Apakah yang seharusnya dilakukan manusia? Adakah arah tujuan dari kemanusiaan ini?

Apakah manusia hidup? Bagaimana manusia bisa hidup? Apakah kehidupan itu? Apa bedanya benda hidup dan benda mati? Apa bedanya manusia dan binatang?
Dalam pengertian tertentu, sebuah partikel, dengan asumsi dapat dikatakan hidup. Partikel dapat memiliki kemampuan memilih. Atau seakan2 memiliki kemampuan memilih. Partikel seakan2 memiliki pikiran. Apakah kita tidak lebih dari sekumpulan atom? Bagaimana kumpulan atom ini dapat memperoleh kehidupan? Apakah hidup ini ilusi? Hidup adalah misteri? Apakah manusia adalah Teka-teki? Barangkali demikian, bertanya tentang arti hidup akan membuka paradigma baru dalam menjalani hidup, membuat hidup lebih hidup,

The real trick to life is not to be in the know, but be in the mistery.

Hidup bukanlah karena Hari, Tapi karena Arti.

!!!!Kesalahan manusia memandang dirinya mengakibatkan malapetaka di bumi!!!!

TENTANG AKAL DAN PIKIRAN
Sekarang kita beralih pada akal dan pikiran. Apakah akal itu? Apakah pikiran itu? Apakah akal sangat terkait dengan mekanisme otak? Tanpa otak, dapatkah Anda berpikir? Tanpa pikiran, dapatkah otak bekerja? Apakah otak sebuah Alat Rekam? Apa itu Realitas? Bagaimana otak bisa membedakan realitas terhadap apa yang direkam?Jika saya memiliki akal, bagaimana saya tahu bahwa Anda pun memiliki akal? Saya bukan Anda. Pengalaman yang Anda rasakan tidak pernah saya rasakan. Apakah Anda sedang berpikir sekarang? Bagaimana Anda dapat berpikir, lalu mendapat jawaban? Apakah Anda percaya bahwa unsur esensial akal adalah informasi?

TENTANG FISIKA
Fisika, sebagaimana Anda dan saya ketahui bersama, biasanya membahas sesuatu masalah dalam kerangka reduksionis. Tetapi percayakah Anda, bahwa saat ini akal sudah menjadi bahasan yang fundamental dalam mistifikasi kaum fisikawan? Jawaban para fisikawan dalam membahas tentang akal adalah teori kuantum yang, pada akhirnya, menjadi suatu solusi baru terhadap permasalahan kita, ketimbang kerangka tradisional agama.

What do quantum physics? Immense quantum mechanical isotopes. Physics of possibility. Quantum mechanic allows Supreme Mind.

TENTANG JIWA DAN ROH
Sekarang kita beralih pada jiwa dan roh. Menurut Anda, apakah roh itu? Apakah roh memang ada? Apakah roh itu “sesuatu” ataukah hanyalah ide konyol dari manusia yang pengetahuannya terbatas? Dengan asumsi bahwa roh itu ada :: Apakah roh memiliki tubuh? Apakah roh hidup? Apakah roh terikat ruang waktu? Dimana tempat “tinggal” roh? Apakah roh merupakan suatu realitas dalam dimensi yang lebih tinggi? Atau menurut Anda alam fisik dan alam mental adalah dua hal yang sepenuhnya berbeda?

Apakah roh dapat berpikir? Apakah roh memiliki otak? Apakah roh dapat mengindera? Dapatkah roh melihat? Apakah kegiatan melihat terkait dengan tubuh? Jika Anda tidak memiliki mata, dapatkah Anda melihat? Jika tidak bertelinga, dapatkah Anda mendengar? Dapatkah roh berbicara? Suara adalah manifestasi gelombang tekanan di udara. Apakah itu berarti roh dapat mengubah tekanan udara? Atau dia berbicara pada batin Anda? Mengapa bisa? Apakah roh dapat kita lihat? Jika dapat, berarti dia memantulkan gelombang elektromagnetik kasat mata (cahaya)? Apakah itu berarti roh itu benda tegar? Ataukah dia juga dapat memantulkan gelombang elektromagnetik tidak kasat mata (inframerah, misalnya) sehingga dapat diinderai dalam kamera yang peka terhadap gelombang elektromagnetik pada daerah frekuensi tersebut?

Apakah roh memiliki umur? Dapatkah dia menua? Apakah kita punya kedaulatan penuh terhadap roh kita? Dapatkah kita mengendalikan roh kita sebagaimana mengendalikan pergelangan tangan atau kepala kita?

Apakah yang terjadi bila jiwa Anda dipisahkan dengan tubuh Anda? Apakah Anda akan mati? Atau tubuh Anda saja yang mati tetapi roh Anda masih tetap hidup? Jika roh Anda hidup, apakah itu berarti Anda akan sama dengan Anda? Kalau begitu apa kehidupan itu? Apakah kehidupan sama dengan roh? Apakah tubuh tidak bermakna dalam hal ini? Jika jiwa dan tubuh Anda dipisahkan, apakah memori dalam diri Anda akan tetap sama? Apakah itu berarti bahwa memori Anda terkait pada roh? Apa memori itu? Bagaimana Anda bisa mengingat sesuatu?

———— ——— ——— ——— ——— ——— ——— ——— ——
Selamat datang dalam misteri kehidupan. Pertanyaan2 konyol di atas merupakan pertanyaan2 yang akan kita coba bahas di sini. Di sini kita akan mencoba membahas reduksionisme dan holisme, kita juga akan coba membahas alam fisik dan meta fisik, kita akan membahas apakah kehidupan itu, kita akan membahas tentang realitas, eksistensi, mekanisme pengaturan tubuh, memori dan kesadaran Anda, yang dapat digabungkan menjadi identitas personal, yaitu diri Anda pribadi.

Jika Anda tertarik, silakan bergabung di topik ini. Kita akan bahas sampai sekecil2nya. Menarik tidaknya topik ini, berguna tidaknya topik ini, semua bergantung kepada Anda. Mari kita berdiskusi. Saya ingin dengar pendapat Anda. Hargai pendapat orang lain dan kemukakan pemikiran Anda. Silakan berpikir seliar mungkin. Tidak ada salah atau benar di sini.

Mungkin kita akan membutuhkan pengetahuan tentang filsafat, metafisika, biologi, fisika, psikologi, psikoanalisis, kecerdasan artifisial, atau mungkin, teologi. Jadi jika di antara kalian ada yang memiliki pengetahuan lebih dalam bidang2 di atas, saya harap Anda berkenan untuk membagi2kan ilmu Anda di sini. Tetapi, saya harapkan dengan sangat, jangan sampai ada perang ideologi agama di sini. Saat ini kita perlu mengembangkan dan menyegarkan kerangka berpikir kita yang terbiasa dengan kerangka berpikir tradisional dengan dominansi doktrin ideologi agama tertentu. Bukan bermaksud mengatakan agama ini itu salah, tapi rasanya dengan mendengar kata-kata segala sesuatu yang tidak bisa kita pikirkan maka terima saja dengan alasan PERCAYA, ada sesuatu yang tidak beres disana, dan itu perlu untuk kita kritisi bersama.

sumber: dikutip dari berbagai sumber.